About Kota Kazan, Tatarstan-Rusia

Kazan, merupakan ibukota negara bagian Republik Tatarstan-Rusia. Terletak pada koordinat 55°47′ LU 49°10′ BT pertemuan sungai Wolga dan Kazanka dengan luas wilayah 425,2 km² penduduknya sekitar 1.154.000. Didirikan pada tahun 1005 oleh bangsa Bulgaria Volga. Agama mayoritas adalah Islam dan Ortodoks, suku mayoritas Tatar dan Rusia. (http://id.wikipedia.org/wiki/Kazan).

  Dalam kunjungan saya ke Kota ini banyak hal yang dapat saya pelajari mengenai kota Kazan. Pada saat tour keliling kota Kazan, oleh guider kami diajak melihat dan menerima penjelasan dari beliau. Sejarah kota ini menurut legenda yang beredar, pada jaman dahulu ada bangsawan yang akan membangun sebuah kota, namun tidak tahu nama maupun tempat yang cocok. Pada saat itu dia menyuruh pelayannya mengambilkan air di sungai Volga dengan menggunakan cawan seperti cangkir yang terbuat dari emas..Setelah lama menunggu pelayannya tidak kembali, bangsawan tersebut menyusul ke sungai. Dia menemukan pelayan itu sedang menangis, lalu ditanyalah mengapa dia menangis. Dia jawab cawannya jatuh disungai..Maka bersama-sama mereka cari cawan emas tersebut sambil menangis menyebut “Kazan” (bahasa Tatar untuk cawan) berulang kali. Namun cawan itu tidak ketemu, dan muncullah ide bangsawan menamai kota “Kazan” dan membangun di tepi Sungai Volga.

  Sekarang kota Kazan telah berkembang pesat sebagai ibukota negara Tatarstan, mengikuti perkembangan negara Rusia. Infrastruktur dibangun dengan tata kota yang baik, rumah-rumah mulai digantikan dengan Kwartira (apartemen). Hanya menurut orang sini, memang ekonomi berkembang, namun biaya hidup relatif tinggi dibandingkan upah minimum yang ditetapkan pemeritah, maka jangan heran bila melihat sesorang bekerja ditempat yang berbeda. Selain itu, biaya untuk menyewa apartemen juga semakin mahal. Oleh karena itu orang sini terkenal sebagai hardworker.

   Sosial.     Kehidupan sosial seperti halnya negara-negara eropa lainnya. Hanya mayoritas penduduk Kazan adalah Islam, maka banyak dijumpai masjid-masjid. Sehingga bagi orang Islam seperti saya tidak terlalu kerepotan mencari masjid guna sholat Jumat. Penduduk yang usianya sudah tua lebih ramah dibanding anak muda, mungkin karena perkembangan jaman. Orang tua masih mau disapa dan akan ramah dalam menjawab setiap pertanyaan kita. Kehidupan di Kazan ini memang agak jauh dari ehidupan umat Islam, rata-rata anak muda sudah bergaul bebas dan kurang memahami makna Islam sendiri. Setiap weekend akan banyak kita jumpai anak-anak muda di tempat hiburan dengan mabuk-mabukan dan bergaul bebas. Selain itu aparat keamanan juga terkenal tidak ramah, terutama pada orang asing. Selama kami 3 bulan di kota ini sudah 8x dicegat polisi untuk dimintai dokumen kelengkapan pribadi. Alhamdulilah tidak ada kesulitan, karena kami dibekali dengan ID card dari Kazan helicopter JSC (tempat kami berlatih). Namun kami sering mendengar cerita tentang polisi ini, terkadang mereka mencari-cari kesalahan orang dengan harapan bisa mendapatkan uang. So hati-hati dengan polisi Rusia..🙂 .

Sama juga negara-negara lain, banyak pendatang baik legal maupun ilegal ke negara sini. Kami sering menjumpai penduduk dari eks negara unisoviet dan bahkan orang-orang vietnam, terutama saat kami belanja di pasar, rata-rata mereka menjadi pedagang di pasar itu.

   Sarana transportasi secara umum sama dengan negara kita, ada beberapa sarana transportasi umum misalnya: Metro (subway), Trem way, Trem bus, bus serta taxi. Untuk metro hanya ada 1 jalur lurus saja denga pemberhentian di 5 stasiun. Sedangkan trem way adalah kereta listrik diatas jalan raya, kecepatannya tidak lebih dari 50km/jam begitu juga trem bus (bus dengan tenaga listrik). Kedua kendaraan itu menggunakan listrik yang disambungkan dengan kabel diatas jalan raya. Karena jalannya lambat maka mayoritas yang naik adalah orang tua.

  Saat ini kendaraan pribadi telah banyak dijumpai di sepanjang jalan, bahkan kemacetan mulai terjadi dimana-mana terutama pada saat berangkat maupun pulang kerja. Bisa sampai 1 jam kita mengantri dijalan. Terutama pada saat terjadi kecelakaan, karena orang yang mengalami kecelakaan akan tetap pada tempatnya sampai datang polisi ke TKP. Bayangkan saja kalau mobil kecelakaan ditengah jalan yang ramai, dia akan berhenti pada tempat itu sambil menunggu polisi datang (wuih..bisa berjam-jam).

  Bahasa.     Bahasa yang digunakan dikota ini adalah Rusia dan Tatar, sehingga sangatlah kerepotan bagi kita yang tidak bisa berbahasa Rusia. Memang dalam pendidikan formal, sekolah di sini mengajarkan bahasa Inggris. Namun rata-rata orang tidak mau bahkan tidak bisa berbahasa inggris. Seperti di negara kita, mulai SMP kita belajar bahasa inggris, namun tidak bisa juga berbahasa inggris.

Ekonomi.    Seperti saya sebutkan diatas, living cost di Kazan relatif mahal namun lebih murah dibandingkan di Moskow. Barang-barang sebagian merupakan produk impor (hampir seluruhnya). Banyak yang dari China, Eropa, Taiwan dan Indonesia pun ada. Barang-barang khas dari kota ini rata-rata berbau Islam, karena penduduk asli Kazan juga Islam. Mulai dari tulisan arab sampai dengan hiasan-hiasan bertuliskan arab juga.

  Pusat pemerintahan terletak di Kreml (kantor pemerintahan di Rusia). Kreml ini terletak di sebuah kompleks yang dulunya merupakan pusat pemerintahan kerajaan, dengan bentuknya yang khas dikelilingi benteng ditepian sungai Volga. Dalam kompleks ini terdapat kantor dan juga gereja serta masjid yang konon terbesar di Eropa (Kul Syarif). Untuk wisata ke Kreml setiap orang diwajibkan membayar 40 rubel (Rp 15.000), kemudian masuk ke masjid juga harus membayar 20 rubel (kecuali untuk sembahyang).

Demikian sekelumit cerita tentang Kazan…Kota di negara Tatarstan-Rusia yang memberikan kenangan bagi saya.

6 Responses to About Kota Kazan, Tatarstan-Rusia

  1. Tomy Arvianto says:

    Assallamu Allaikum Wr.Wb.
    Selamat Kawan Semoga Sukses…………

  2. hatrira says:

    wah.. musimnya sana waktu itu apa yaa kan lebih menyenangkan beda jauh ma indonesia kan…hhe

  3. rizqon says:

    Ass wr wb
    Saya tertarik dgn Kazan & masyarakat muslimnya, peluang bisnis Indonesia-Kazan & sebaliknya. Apa ada komunita org Indonesia/Malaysia diKazan? Bgmana menuju Kazan dr Jakarta, apa hrs ke Moscow dulu. Trimakasih

    Rizqon Fajar
    Wassalam wr wb

  4. sundoroagung says:

    Waalaikum salam wr wb.
    Sementara belum ada orang malaysia atau Indonesia di sana. Kita ketemu orang malaysia pun ternyata mereka lagi liburan di Kazan. Mereka sekolah di Moscow. Kalau peluang bisnis, mungkin masih kecil. Tetapi untuk pertukaran pelajar mungkin lebih bagus peluangnya. Kalau mau ke Kazan tidak ada yg langsung…tetap melewati moscow baru menuju Kazan.
    Wassalamu alaikum wr wb

  5. sandy says:

    assalamualaikum…
    mas sundoro agung, saya mau tanya apa saja yang harus di waspadai selain polisi yang usil?
    bagaimana masalah mata uang, apakah disana bisa memakai dolar atau hanya roubel?terus baiknya dari moscow, menggunakan pesawat atau train??
    saya akhir tahun ini akan kesana, minta petunjuknya mas.
    pasport ma visa udah lengkap..
    saya berangkat sekitar bulan oktober atau november..

  6. sundoroagung says:

    Waalaikum salam..
    Untuk masalah mata uang tidak sulit pak sandy, mata uang dolar bisa digunakan. Namun akan lebih baik jika menggunakan rubel. Disana banyak money changer, tdk perlu khawatir. Kalau mslh transportasi pesawat or train semua tergantung perorangan. Saya menyarankan pake pesawat saja, karena naik kereta pasti melewati perbatasan tiap negara bagian. Terkadang polisinya usil-usil, makanya aman kalau naik pesawat.
    Itu saja mas sekilas info dari saya
    Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s