Helikopter Dalam Pertempuran


 

 

mi-352Banyak orang di Negara kita yang belum mengenal satuan Penerbad (Penerbangan Angkatan Darat). Penerbad merupakan Badan Pelaksana Pusat di bawah TNI AD  yang bertugas melaksanakan fungsi penerbangan untuk mendukung tugas TNI AD. Kalau di Negara-negara lainnya, penerbad ini lebih dikenal dengan nama Army Aviation. Selama ini, Penerbad kurang begitu terdengar dan mungkin belum ada konsep yang jelas mengenai peran dami-171n fungsinya baik bagi TNI AD, TNI pada umumnya maupun dalam konsep pertahanan Negara ini.

            Konsep awal, satuan ini hanya membantu mobilitas dan daya gerak bagi satuan manuver darat. Oleh karena itu alat utamanya berupa helicopter serta pesawat angkut dengan kemampuan STOL (Short Take off and Landing). Seiring dengan perkembangan dan kebutuhan akan helicopter ini, fungsi penerbad pun mulai berkembang juga. Perkembangan fungsi penerbad menyesuaikan dengan kemampuan helicopter yang menjadi alat utama. Saat ini penerbad mempunyai 5 fungsi pokok, yaitu mobud, bantuan tembakan, pengintaian udara, komando dan pengendalian serta angkutan udara lainnya.

            Kemampuan helicopter sampai sekarang masih terus dikembangkan oleh Negara-negara produsen. Helikopter ini selalu menjadi momok bagi musuh dalam pertempuran darat, karena dia bisa bermanuver secara cepat, mampu berhenti di udara (hover), dapat dipersenjatai untuk menghancurkan pasukan musuh baik dengan canon, roket, missile maupun bom, menjangkau segala macam bentuk medan, dapat landing dilapangan yang kecil serta mampu menghindar dari radar karena bisa terbang mengikuti bentuk permukaan bumi. NATO menggunakan helicopter untuk melaksanakan Air Maneuver Operation, yang diasumsikan integrasi segala asset udara dengan persenjataan pendukung yang beroperasi bersama pasukan darat di suatu tempat yang memungkinkan untuk melaksanakan manuver secara cepat untuk mendapatkan hasil yang menentukan dalam pertempuran. Penggunaannya antara lain Air Assault, Air Lift dan Air mechanized. Air Assault di Indonesia lebih dikenal dengan nama Mobud, sedangkan Airlift merupakan angkut pasukan di daerah aman (safe area) dalam suatu pertempuran. Bagaimana dengan Air Mechanized? Air mechanized ini kata lainnya adalah Air Cavalry, jadi satuan helicopter melaksanakan operasi udara secara berdiri sendiri tanpa melibatkan pasukan darat. Setelah mendapatkan informasi letak dan kekuatan musuh, dengan membawa senjata lengkap, helicopter-helikopter melaksanakan penghancuran terhadap musuh. Kalau kita bandingkan dengan Penerbad, semua bentuk manuver udara tersebut sudah kita laksanakan, kecuali Air mechanized. Karena memang kita belum bisa melaksanakan hal itu, yang pertama kita masih terbatas alut serta persenjataan yang kita miliki.

            Dibalik kelebihan pasti ada kelemahan, demikian juga dengan helicopter ini. Batas kemampuan pesawat terbang ini antara lain karena kondisi cuaca, semua jenis pesawat terbang tidak mampu bertahan dalam kondisi cuaca buruk, contohnya badai maupun awan aktif CB (cumulonimbus). Sangat rentan terhadap senjata PSU (penangkis serangan udara), tidak mampu terbang tinggi karena kemampuan engine berkurang hal ini terbukti saat perang di Afganistan dimana helicopter Chinook hanya mampu mengangkut pasukan 10 orang saja untuk mendarat di gunung-gunung serta kondisi low temperature.

            Namun saat ini para produsen helicopter mulai mengembangkan produknya untuk mengatasi kelemahan-kelemahan tersebut. Kondisi cuaca, saat ini belum dapat mengatasi kekuatan alam itu, kalau kondisi gelap (malam hari) sekarang sudah ada FLIR (forward looking Infra red), termasuk NVG (Night Vision Goggle). Mengatasi senjata PSU, dipasanglah armor plate pada helicopter untuk melindungi dari senapan otomatis musuh maupun canon. Kemudian dipasang peredam panas pada exhaust mencegah missile yang memindai panas. Dipasang juga frekuensi jammer untuk mencegah missile yang menggunakan frekuensi sebagai guide-nya.  Tidak ketinggalan juga ada flare, yang mengeluarkan api untuk mengelabuhi missile musuh. Bahkan suara helicopter pun dikurangi intensitasnya dengan cara menambah jumlah rotor blade pada main dan tail rotor. Untuk mengatasi kemampuan terbang di ketinggian, saat ini mulai digunakan engine yang mampu beroperasi diketinggian. Contohnya engine klimov jenis TV3-117 VM yang dipakai Mi-17 V5 dengan daya 2200 SHP mampu terbang sampai ketinggian 6000 m. Bahkan sekarang mulai digunakan APU (Aircraft Power Unit) yang mampu untuk beroperasi didaerah tinggi, diatas 4000 m. Perlu diketahui proses untuk start engine utama digunakan APU ini sebagai powernya.

            Seluruh helicopter ini dikembangkan sesuai dengan fungsi dan jenis masing-masing. Kalau di Amerika penamaan helicopter sesuai fungsinya, contoh UH untuk Utility Helicopter; AH = Attack Helicopter; CH = Cargo Helicopter dan lain sebagainya. Sedangkan helicopter Rusia rata-rata dinamai dengan nama desainernya. Contoh Mi yang merupakan singkatan Mikail Mil. Kamov merupakan nama desainernya dan lain sebagainya.

            Apalah arti sebuah nama”, demikian pepatah mengatakan. Yang terpenting adalah fungsi dan peran helicopter ini dapat dioptimalkan penggunaanya baik dalam operasi perang maupun operasi selain perang.

About sundoroagung

nothing
This entry was posted in Thinking and idea. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s